Monday, 11 April 2011

Dari Hotel ke Hotel: Banana Inn, Bandung

Thank God I've got another chance to experience living in a hotel totally for free. Aaahh.. a taste of a private-high life! Kali ini saya mencicipi menginap semalam di Banana Inn, Setiabudi, Bandung.

Desain hotel ini bertemakan pulau tropis - image daun pisang, pohon kelapa, buah pisang, pantai, terlihat dimana-mana.

Yang terdengar pertama kali begitu masuk hotel adalah musik dangdut dari ruang karaoke di dekat lobi. Heran, ternyata taste orang kalangan atas ga jauh beda sama yang bawah - rate hotel ini termasuk mahal lho, kamar yang standar aja mulai dari 800 ribuan! Bukannya saya merendahkan dangdut, cuma heran aja ;)

Monday, 28 February 2011

my surreal experience #6

Mrs. T ga liat, diam-diam aku ke tempatnya lagi untuk kedua kalinya.. sebuah gedung.. masuk, padahal pengen 'behind the scene'.. udah nyiapin alasan: 'buat asistensi + liat-liat dari tempat tinggi'.. ruang pertama: anak-anak cowoknya (anehnya itu si D yang anak ibu kosku!).. main basket, bola mantul-mantul sampai melewati kepala!..

lalu ke ruangan berkeramik kamar mandi.. cuaca agak mendung, siang-siang, ruangan tanpa lampu, jadi agak gelap.. aku maju ke ruang berikutnya, naik ke atas satu lantai lewat tangga.. sempit.. ada beberapa orang ternyata, ruang agak gelap juga, berkeramik kamar mandi.. orang-orang seperti di ruang tunggu.. men and women.. <10 orang, bangku fiber ala bus.. ngobrol pelan-pelan seem don't notice me (aku disangka orang 'biasa')>..

aku melihat sekitar situ ada tangga lagi, ke atas, sempit, pengen naik.. tau-tau ada anak kuliahan turun (berpakaian lengkap dan bawa tas dan buku).. <pasti kos-kosan>.. ga jadi, takut ketangkep.. oya, dibawah tangga aku naik itu sepertinya tempat nyuci..

aku turun dan turun lagi.. masih ada si D dan teman-temannya main basket di lantai bawah, mantul-mantul bola 'jedug-jedug' ke seluruh ruangan.. keluar gedung.. (udah petang?).. belum nyerah, pokoknya aku mau liat struktur taman perpus dari atas! oya, Mrs. T tadi lewat, pake skuter.. kayaknya ngeliat aku baru keluar dari gedungnya, tapi dia pura-pura ga liat.. most likely maklum dengan diriku yang suka penasaran, jadi dia ngeloyor pergi aja (sambil cekikikan pelan?)..

My Version of Mecano's "Son of the Moon"


Yep, precisely just like my blog header! (But I didn't make the moon-baby picture. Just modify a little, add some aurora borealis and texts.. voila!) When I found this old song, somehow I felt connected one way or the other - through my own interpretation. And thank God I have at least one creative outlet for expressing this: to replay the song using my fingers and voice.. though not the premium quality that's for sure.





[piano only]





[with voice]


Friday, 25 February 2011

Suatu Malam di 'Perancis'


Eagloo:

[tangan tidak menempel di meja, maju hanya sampai pergelangan tangan <bikin pegal!>]

[mengambil semua jenis makanan - kalo pun ga suka tetep harus ngambil sedikit <oh dear..>]

[posisi punggung tegap, tangan yang bergerak menyuapkan makanan (bukan kita yang ke makanan, tapi makanan yang ke kita) <makin pegal!>]

[salad tidak boleh dipotong, harus dimakan utuh-utuh]

[makanan pembuka (salad dkk) ga boleh ditolak, meski dikit harus dimakan!]

[ga boleh minta nambah bumbu, maksimal, "bisa minta garam dikit?" <no chilly? will be tasteless!>]

[HARUS BICARA - pada saatnya untuk bicara - dengan orang-orang di sisi kanan kiri dengan porsi seimbang <how shallow, useless rule!!>]

[serbet setelah digunakan harus diuwel-uwel, di taro di samping piring, jangan dilipat lagi!]

[keju + sedikit roti, makan, keju + sedikit roti, makan, dst]

[yang berisik-berisik - bersendawa, batuk, bicara terlalu keras, etc - ga boleh]

[harus bawa sesuatu, boleh bunga fresh & simple/anggur/coklat/oleh-oleh dari negara/daerah asal, kalo lupa besoknya kasih bunga + kartu ucapan terima kasih <pemborosan!>]

[berpakaian formal; tidak sopan = jeans, kaos, baju basket, dasi (baju kantoran), dkk <SH*T!>]

[setelah kopi dihidangkan, baru boleh ngomong, "OK, hari sudah malam.. saya senang disini, saatnya saya pulang..bla-bla-bla" <basa-basi!>]

[diobservasi oleh host - dinilai seperti apa karakternya berdasarkan sikap-sikap saat makan <hate it, hate it!>]

[kalo orang asing kesalahan disana-sini masih bisa ditoleransi <untung aku bukan orang Perancis!>]

[don't forget: no English! meski mereka ngerti, ngomong bahasa Inggris pun dijawabnya bahasa Perancis - karena Inggris yang ngebakar Joan of Arc dulu]

[makanan bisa berset-set: apéritif, makanan utama, break 1/2 jam, keju (bisa 10 macam!), break lagi, desert, kopi <there's no way I can take that much!!>]


Uncle Snowy: "OK, kamu lulus, kapan-kapan saya undang kamu lagi." <hehe..>



Eagloo: <Tidaaaaaakk!!>

..karena, begitu gaya makan Perancis, begini gaya saya:


"So simple, oui? I don't even need to wash the plate, let alone to 'furnish' the look or variety of the food. Aaahahahaa!"


Uncle Snowy: <Phuh! Barbarians!>



Disclaimer: Info diatas belum tentu akurat, karena hanya berdasarkan daya tangkap saya waktu kursus budaya Perancis, "Makanan dan Etiket di Perancis" by CCF dan tidak semua detil saya tuliskan disini.



If you want to know, it was a good course, taught by a french woman with surprisingly fluent Indonesian. It would be great if I could follow all the courses, but since my final assignment demands more of my attention..